SMK Singaparna

Jalan Cikeleng 5, Tasikmalaya 46464


Latest Updates

@SMK Singaparna 2017-10-24

KEJAMNYA WAKTU SUaudaraku... Saya yakin di antara kita sdh mengetahui keistimewaan waktu Subuh. Hari ini ada baiknya kita melihat waktu Subuh dgn kacamata yg lain, yaitu dari bahaya waktu Subuh bila kita tidak dapat memanfaatkannya. Allah bersumpah dalam Al Fajr : “Demi fajar (waktu subuh)”. Kemudian dalam Al Falaq, Allah mengingatkan: “Katakanlah! Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”. Ada apa di balik waktu Subuh? Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh? Mengapa harus berlindung kpd yang menguasai waktu Subuh? Apakah waktu Subuh sangat berbahaya? Ya, ternyata waktu Subuh benar-benar sangat berbahaya! Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api. Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan. Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah kita, dan mengambil paksa semua barang kita: uang dan semua perhiasan emas digondolnya. Uang cash puluhan juta ditilepnya. Laptop, yang berisi data2 penting kita juga diembatnya. Eh, mobil yg belum lunas juga diembatnya dan rumah kita dibakarnya. Bagaimana rasa pedih hati kita menerima kenyataan ini? Ketahuilah, bahwa waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu. Karena jika kita tergilas sang waktu Subuh sampai melalaikan shalat fajar, maka kita akan menderita kerugian lebih besar dari sekedar kehilangan seluruh harta kita. _Kita kehilangan dunia dan segala isinya. Ingat sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam : “Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya” (HR Muslim). Waktu Subuh juga lebih menyengsarakan dari sekedar kemiskinan dunia. Karena bagi orang2 yg tergilas waktu Subuh hingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka hakikatnya, merekalah orang2 miskin sejati yg hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja pahala shalatnya. “…dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan shalat semalam suntuk”(HR Muslim)._ Shalat semalam suntuk adalah shalat yg dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar. Fantastis! Shalat selama sepuluh jam…, atau kurang lebih 150 kali shalat! Betapa agung fadhilah shalat Subuh berjamaah ini. Sebaliknya betapa malangnya orang yg tergilas waktu Subuh, orang2 yg mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid. Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yg disiram bensin. Mengapa demikian? Tahukah Anda bahwa Nabi Muhammad Shalallhu alaihi wassalam menyetarakan dengan orang Munafik bagi yg tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah di mesjid ? Rasulullah Shalallhu alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang Munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh berjamaah. Sekiranya mereka tahu akan keagungan pahalanya, niscaya mereka bakal mendatanginya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan merangkak-rangkak” (HR Bukhari Muslim). Agar tidak merasakan gilasan waktu Subuh yg lebih kejam dari perampokan, agar tidak terkena gilasan waktu Subuh yg lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan, dan panasnya kobaran api, maka: “Katakanlah! Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh.” _(Al Falaq:1). Yaitu dengan bersegera memanfaatkan waktu Subuh sebaik-baiknya. Lakukan shalat sunnah qabliyah Shubuh (shalat fajar) dan shalat Shubuh berjamaah di masjid - bagi pria, di rumah - bagi wanita di awal waktu setelah azan berkumandang. Ayo jadi pejuang shubuh...!!! Barakallah...

@SMK Singaparna 2017-10-20

# UMAR BIN KHATTAB, YAHUDI TUA DAN SEPOTONG TULANG # Mungkin sudah ada yang pernah mendengar kisah ini, tentang keadilan khalifah Umar Bin Khattab dengan seorang Yahudi Tua yang mengadukan masalahnya dengan gubernur Amr bin Ash. Sejak diangkat menjadi gubernur Mesir oleh Khalifah Umar bin Khattab, Amr bin Ash menempati sebuah istana megah yang di depannya terhampar sebidang tanah kosong berawa-rawa, dan diatasnya hanya terdapat gubuk reyot yang hampir roboh. Selaku gubernur, ia menginginkan agar di atas tanah tersebut, didirikan sebuah masjid yang indah dan mewah agar seimbang dengan istananya. Apalagi Amr bin Ash tahu bahwa tanah dan gubuk itu ternyata milik seorang yahudi. Maka yahudi tua pemilik tanah itu dipanggil menghadap istana untuk merundingkan rencana Gubernur Amr bin Ash. “Hei Yahudi, berapa harga jual tanah milikmu sekalian gubuknya? Aku hendak membangun masjid di atasnya.” Yahudi itu menggelengkan kepalanya, “Tidak akan saya jual, Tuan.” “Kubayar tiga kali lipat dari harga biasa?” tanya Gubernur menawarkan keuntungan yang besar. “Tetap tidak akan saya jual” jawab si Yahudi. “Akan kubayar lima kali lipat dibanding harga yang umum!” desak Gubernur. Yahudi itu mempertegas jawabannya, “Tidak.” Maka sepeninggal kakek beragama Yahudi itu, Amr bin Ash memutuskan melalui surat untuk membongkar gubuk reyotnya dan mendirikan masjid besar di atas tanahnya dengan alasan kepentingan bersama dan memperindah pemandangan mata. Yahudi pemilik tanah dan gubuk tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi tindakan penguasa. Ia cuma mampu menangis dalam hati. Namun ia tidak putus asa memperjuangkan haknya. Ia bertekad hendak mengadukan perbuatan gubernur tersebut kepada atasannya di Madinah, yaitu Khalifah Umar bin Khattab. Sungguh ia tak menyangka, Khalifah yang namanya sangat tersohor itu tidak mempunyai istana yang mewah. Ia bahkan diterima Khalifah di halaman masjid Nabawi, di bawah sebatang pohon kurma yang rindang. “Ada keperluan apa Tuan datang jauh-jauh kemari dari Mesir?” tanya Khalifah Umar. Walaupun Yahudi tua itu gemetaran berdiri di depan Khalifah, tetapi kepala negara yang bertubuh tegap itu menatapnya dengan pandangan sejuk sehingga dengan lancar ia dapat menyampaikan keperluannya dari semenjak kerja kerasnya seumur hidup untuk dapat membeli tanah dan gubuk kecil, sampai perampasan hak miliknya oleh gubernur Amr bin Ash dan dibangunnya masjid megah diatas tanah miliknya. Umar bin Khattab mendadak merah padam mukanya. Dengan murka ia berkata, “Perbuatan Amr bin Ash sudah keterlaluan.” Sesudah agak reda emosinya, Umar lantas menyuruh Yahudi tersebut mengambil sebatang tulang dari tempat sampah yang treronggok di dekatnya. Yahudi itu ragu melakukan perintah tersebut. Apakah ia salah dengar? Oleh sang Khalifah, tulang itu digoreti huruf alif lurus dari atas ke bawah, lalu dipalang di tengah-tengahnya menggunakan ujung pedang. Kemudian tulang itu diserahkan kepada si kakek seraya berpesan, “Tuan. Bawalah tulang ini baik-baik ke Mesir, dan berikanlah pada gubernurku Amr bin Ash.” Yahudi itu semakin bertanya-tanya. Ia datang jauh-jauh dari Mesir dengan tujuan memohonkan keadilan kepada kepala negara, namun apa yang ia peroleh? Sebuah tulang berbau busuk yang cuma digoret-goret dengan ujung pedang. Apakah Khalifah Umar tidak waras? “Maaf, Tuan Khalifah.” ucapnya tidak puas, “Saya datang kemari menuntut keadilan, namun bukan keadilan yang Tuan berikan. Melainkan sepotong tulang yang tak berharga. Bukankah ini penghinaan atas diri saya?” Umar tidak marah. Ia meyakinkan dengan penegasannya, “Hai, kakek Yahudi. Pada tulang busuk itulah terletak keadilan yang Tuan inginkan.” Maka, walaupun sambil mendongkol dan mengomel sepanjang jalan, kakek Yahudi itu lantas berangkat menuju tempat asalnya dengan berbekal sepotong tulang belikat unta berbau busuk. Anehnya, begitu tulang yang tak bernilai tersebut diterima oleh gubernur Amr bin Ash, tak disangka mendadak tubuh Amr bin Ash menggigil dan wajahnya menyiratkan ketakutan yang amat sangat. Seketika itupula ia memerintahkan segenap anak buahnya untuk merobohkan masjid yang baru siap, dan supaya dibangun kembali gubuk milik kakek Yahudi serta menyerahkan kembali hak atas tanah tersebut. Anak buah Amr bin Ash sudah berkumpul seluruhnya. Masjid yang telah memakan dana besar itu hendak dihancurkan. Tiba-tiba kakek Yahudi mendatangi gubernur Amr bin Ash dengan buru-buru. “Ada perlu apalagi, Tuan?” tanya Amr bin Ash yang berubah sikap menjadi lembut dan penuh hormat. Dengan masih terengah-engah, Yahudi itu berkata, “Maaf, Tuan. Jangan dibongkar dulu masjid itu. Izinkanlah saya menanyakan perkara pelik yang mengusik rasa penasaran saya.” “Perkara yang mana?” tanya gubernur tidak mengerti. “Apa sebabnya Tuan begitu ketakutan dan menyuruh untuk merobohkan masjid yang dibangun dengan biaya raksasa, hanya lantaran menerima sepotong tulang dari Khalifah Umar?” Gubernur Amr bin Ash berkata pelan,”Wahai Kakek Yahudi. ketahuilah, tulang itu adalah tulang biasa, malah baunya busuk. Tetapi karena dikirimkan Khalifah, tulang itu menjadi peringatan yang amat tajam dan tegas dengan dituliskannya huruf alif yang dipalang di tengah-tengahnya.” “Maksudnya?” tanya si kakek makin keheranan “Tulang itu berisi ancaman Khalifah: Amr bin Ash, ingatlah kamu. Siapapun engkau sekarang, betapapun tingginya pangkat dan kekuasaanmu, suatu saat nanti kamu pasti akan berubah menjadi tulang yang busuk. Karena itu, bertindak adillah kamu seperti huruf alif yang lurus, adil di atas dan di bawah, Sebab, jika engkau tidak bertindak lurus, kupalang di tengah- tengahmu, kutebas batang lehermu. Yahudi itu menunduk terharu. Ia kagum atas sikap khalifah yang tegas dan sikap gubernur yang patuh dengan atasannya hanya dengan menerima sepotong tulang. Benda yang rendah itu berubah menjadi putusan hukum yang keramat dan ditaati di tangan para penguasa yang beriman. Maka yahudi itu kemudian menyerahkan tanah dan gubuknya sebagai wakaf. Setelah kejadian itu, ia langsung menyatakan masuk Islam

@SMK Singaparna 2017-10-10

KISAH WANITA MISKIN DAN IMAM HAMBALI Suatu hari Imam Ahmad bin Hanbal ra dikunjungi seorang wanita yang ingin bertanya. “lmam, saya adalah seorang perempuan yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk membesarkan anak-anak, saya memintal benang di malam hari, sementara siangnya saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan bekerja sebagai sebagai buruh kasar.” “Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan memintal benang itu saya lakukan apabila bulan terang.” Imam Ahmad ra mendengar dengan serius percakapan perempuan tadi. Perasaannya tersentuh mendengar ceritanya yang menyayat hati. Beliau yang memiliki kekayaan lagi dermawan sebenarnya telah tergerak hati untuk memberi bantuan sedekah kepada wanita itu, namun ia tangguhkan dahulu hasratnya karena ingin mendengar semua ucapan si ibu tadi. Si ibu pun meneruskan ceritanya. “Pada suatu hari, ada satu rombongan kerajaan telah berkemah di depan rumah saya. Mereka menyalakan lampu dalam jumlah yang amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera memintal benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu. Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual? Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu? Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu itu adalah uang rakyat.” Imam Ahmad ra terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang rusak akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin lagi fakir. Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad ra bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?” Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.” Imam Ahmad rahimahullah makin terkejut. Basyar Al-Hafi ra adalah Gabernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sehingga adik kandungnya sendiri pun hidup dalam keadaan miskin. Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad ra berkata, “Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk mengumpul kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menyalahgunakan uang negara serta menyusahkan rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau. lbu, sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari celahan jilbabmu jauh lebih mulia jika dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.” Imam Ahmad melanjutkan, “Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil sulaman itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara…” Imam Ahmad ra begitu terharu mengucapkan kalimatnya, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silakan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau…” Diriwayatkan dari Abu Bakr Ash-Shiddiq, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda “Tidak akan masuk ke dalam surga sebuah jasad yang diberi makan dengan yang haram.” (Shahih Lighairihi, HR. Abu Ya’la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-Ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan. Shahih At-Targhib 2/150 no. 1730).

@SMK Singaparna 2017-09-30

Ini Makna Rezeki dalam Islam Ada seorang fakir miskin melewati jalan di Madinah. Di sepanjang jalan, dia sering melihat orang-orang makan daging. Dia pun merasa sedih karena jarang sekali bisa makan daging. Dia pulang ke rumahnya dengan hati jengkel. Sesampai di rumah, istrinya menyuguhkan kedelai rebus. Dengan hati terpaksa, dia memakan kedelai itu seraya membuang kupasan kulitnya ke luar jendela. Dia sangat bosan dengan kedelai. Dia berkata pada istrinya : “Bagaimana hidup kita ini...? Orang-orang makan daging, kita masih makan kedelai.” Tak lama kemudian, dia keluar ke jalan di pinggir rumahnya. Alangkah terkejutnya, dia melihat seorang lelaki tua duduk di bawah jendela rumahnya, sambil memungut kulit-kulit kedelai yang tadi ia buang dan memakannya* seraya bergumam : ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺣﻮﻝ ﻣﻨﻲ ﻭﻻ ﻗﻮﺓ “Segala Puji bagi Allah subhanahu wata ala yang telah memberiku rezeki tanpa harus mengeluarkan tenaga,” Mendengar ucapan lelaki tua itu, dia menitikkan air mata, seraya bergumam : ﺭﺿﻴﺖ ﻳﺎ ﺭak detik ini, aku rela dengan apapun yang Engkau berikan Yaa Allah...” Rezeki itu yang penting mengalir, besar kecil yang penting ada alirannya. Jangan berharap mengalir seperti banjir, jikalau tak bisa berenang maka bisa tenggelam. ﺇﻟﻰ ﻣﺘﻰ ﺃﻧﺖ ﺑﺎﻟﻠﺬﺍﺕ ﻣﺸﻐﻮﻝ ﻭﺃﻧﺖ ﻋﻦ ﻛﻞ ﻣﺎ ﻗﺪﻣﺖ ﻣﺴﺌﻮpai kapan engkau sibuk dengan kelezatan, sedangkan engkau akan ditanya tentang semua yang kau lakukan.” Berkata Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu : ﻣﻦ ﻛﺎﻧﺖ ﻫﻤّﺘﻪ ﻣﺎ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪ ﻛﺎﻧﺖ “Barang siapa perhatiannya hanya pada apa yang masuk ke dalam perutnya, maka nilai seseorang tidak lebih dari apa yang keluar dari perutebagian besar orang berpendapat jika rezeki itu berwujud uang, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan, punya banyak asset disana-sini, Intinya :..... etelah mencari tahu apa makna rezeki dalam Islam (sesuai yg tertera dalam Alquran dan hadits), ternyata itu salah besar. Ternyata, ▪ Langkah kaki yang dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rezeki. ▪ Langkah kaki yang dimudahkan untuk shalat berjemaah di masjid, adalah rezeki. ▪ Hati yang Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rezeki. ▪ Punya teman-teman yang saleh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rezeki. ▪ Saat keadaan sulit penuh keterbatasan, itu juga rezeki. Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya, justru membuat kita kufur, sombong, bahkan lupa diri. ▪ Punya orang tua yang sakit-sakitan, adalah rezeki, karena merupakan ladang amal pembuka pintu surga. ▪ Tubuh yang sehat, adalah rezeki. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rezeki karena sakit adalah penggugur dosa. ▪ Dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk-bentuk rezeki yang tidak kita sadari... Justru yang harus kita waspadai adalah....... ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitun banyak hak Allah yang TIDAK KITA TUNAIKAN;

@SMK Singaparna 2017-09-27

Karunia Allah Sesuai Wadah Yang Kita Siapkan... Saya meyakini bahwa ketika Allah memberikan karunia pada seseorang, maka pastilah sebelumnya Allah mampukan dia untuk menanggungnya dengan baik Ibaratkan karunia itu adalah air, maka Allah akan melimpahkan karunia-Nya pada wadah yang siap. Seberapa besar wadah yang kita siapkan, begitu pula karunia-Nya Yang menyiapkan kolam tentu berbeda daya tampung dengan yang hanya menyiapkan cangkir. Bila dipaksa tentu meluber tak karuan, begitulah kiranya perumpamaannya Maka tugas kita adalah memperlebar wadah kita, agar tak tumpah saat dilimpahi karunia Allah. Menyiapkan diri agar apa yang Allah beri tak berubah jadi musibah Allah uji manusia dengan popularitas. Bagi yang luas wadahnya, popularitas akan jadi alatnya untuk mengenalkan Allah, bukan jadi jalan untuk mengenalkan dirinya Namun bagi yang belum siap, popularitasnya menjerumuskan ke dalam lubang ujub, riya, takabbur. Membuatnya melupakan Allah dan akhirnya Allah membuatnya lupa diri Allah uji manusia dengan harta. Bagi yang sudah siap, ia jadikan harta dibawah kakinya, dipergunakan untuk manfaat dirinya di akhirat, adapun dunia seadanya saja Bagi yang belum bersiap, harta membutakan, akhirnya dia kira kebahagiaan itu ada di dunia, makin banyak harta makin haus dia akan harta, makin bakhil sampai mati Allah uji manusia dengan tahta, yang tak siap akan jadikannya congkak, arogan, berperan bak Tuhan. Menjadikannya merasa seolah akan hidup selamanya, lalu menyesal Bagi yang takutkan Allah, kekuasaan hanya amanah untuk menerap apa yang Allah inginkan. Ia memerintah manusia untuk menaati perintah Allah, melayani bukan dilayani Sama juga seperti cinta. Yang diberi cinta sebelum menyiapkan dirinya akan terkekang nafsu, ditunggangi syahwat, dikendali oleh perlilaku nista, yang berujung sengsara Tapi mereka yang sudah mencintai Allah sebelum manusia, akan jadikan manusia sebagai jalan cinta pada Penciptanya, maka cintanya bertumbuh dan berkah Jangan payah soal apa yang Allah berikan pada kita. Bertanya saja pada diri kita sendiri, sudah siapkah kita saat menerima? Ataukah malah buat kita terfitnah ? Copas sana-sini felix

@SMK Singaparna 2017-09-25

Jalani hari dgn keikhlasan jauhkan hati dari rasa iri,tak perlu tinggi hati dgn apa yang dimiliki,saling menghargai dan menghormati sesama itu cukup utk menjaga diri Apalagi bila kita mampu utk saling memahami dan memberi...

@SMK Singaparna 2017-09-24

Ibarat mencari jarum ditumpukan jerami,perlu hati-hati jangan sampai didapat dengan tangan terluka... Hidup ini harus tetap dijalani dengan akal dan naluri semoga tidak berakhir dengan penyesalan...

@SMK Singaparna 2017-09-24

Pengalaman guru yang baik, Tapi itu bagi mereka yang sudah mengalami.. Jika belum mungkin itu tidak berlaku Jadilah penonton dan pendengar nasihat yang baik,karna hidup ini bukan utk coba-coba... Bilapun ingin mencoba,contohlah mereka yang berhasil dengan baik dan dijalan kebaikan.. Gunakan logika karena hidup ini pantas dinikmati... #Mari ngopi dipagi ini hindari sesal dikemudian hari...

@SMK Singaparna 2017-09-21

.. :: TENTUKAN PILIHANMU ::.. Sahabat… Dalam perjalanan hidup, seringkali kita dihadapkan dengan perang melawan kehendak diri kita sendiri. Disaat hati kita berusaha menapaki jalan kebaikan, hawa nafsu selalu saja menggodanya untuk berbelok ke arah yang gelap. Ketika kejujuran mendorong kita berbuat lurus, imajinasi sampah kita kadang membisikkan pilihan-pilihan yang menyimpang, aneh dan tak wajar. Segalanya lantas terwujud dalam tingkah dan perilaku yang berwarna-warni. Disudut jalan yang tak berarah itulah diantara kita ada yang cerdas dan berani menundukkan kehendak diri yang kacau, lalu memilih untuk baik meskipun pahit. Iya, meskipun pahit. Namun keyakinan bahwa semua akan berbalas akan membuat semuanya terasa bagaikan sejuk ditengah letihnya perjuangan. Jika kita merasakan pahit getirnya menjadi orang baik, maka yakinilah… Itu tidak untuk waktu yang lama. Semua akan berakhir saat esok menjelang. Semua akan indah saat langkah kita menapaki surga, saat kita menjalani takdir terindah, bersuka cita dalam derap langkah sebagai pemenang. Selagi ada waktu.. Tentukan pilihanmu kawan…. SEMOGA BERMANFAAT Ade Ikhwan N B

@SMK Singaparna 2017-09-21

Bismillah hirohman nirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh selamat malam sahabatku semuanya DUDUK BERSAMA ORANG YG MENGENAL ALLAH INSYAALLAH AKAN MEMBAWA KITA KEPADA 6 HAL DAN BERPALING DARI ENAM HAL Diantara nya ... 1. DARI RAGU MENJADI YAKIN 2. DARI RIZA MENJADI IKHLAS 3. DARI GAFLAH / lalai MENJADI INGAT KEPADA ALLAH SUBHANALLAHU WATA ALLA 4. DARI SOMBONG MENJADI TAWADHU . ATAU RENDAH HATI 5 DARI CINTA DUNIA MENJADI CINTA AKHIRAT 6. DARI BERPRASANGKA BURUK MENJADI MENERIMA JADI NASEHAT SEMOGA MENJADI KOREKSI DIRI SENDIRI DALAM BERSAHABAT.........

@SMK Singaparna 2017-09-17

Assalamualaikum... Sahabat g+ selamat beraktivitas #RENUNGAN بسم الله الر حمن الر حیم Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa. Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita Karena itu jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita. Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat untuk mati tidaklah harus tua Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat untuk mati tidak pula harus sakit Teruslah berbuat baik... berkata baik...! Kritisi semua yang tidak baik Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan, dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan.. Ade Ikhwan N Batara Pembina SMK SINGAPARNA

@SMK Singaparna 2017-09-13

BAROKAH ITU JELAS TIDAK ADA (HANYA MITOS) Syaikh Ibrahim bin Adham ra., suatu ketika pernah terlibat dialog dengan salah seorang kafir zindiq yang tidak percaya akan eksistensi barokah. Zindiq itu berkelakar,g namanya barokah itu jelas tidak ada (hanya mitendengar itu, Syaikh Ibrahim lantas menanggapi pernyataannya: Bin Adham :nahkah kamu melihat anjing dan kambing? Zindiq : Ia, tentu... Bin Adham : Mana dari keduanya yang lebih banyak berreproduksi dalam melahirkan anak-anaknya? Zindiq : Pastinya anjing, anjing bisa melahirkan sampai 7 anak anjing sekaligus. Sedangkan kambing hanya mampu melahirkan setidaknya hanya 3 anak kambing saja. Bin Adham : Coba perhatikan lagi di sekelilingmu, manakah yang lebih banyak populasinya antara anjing dan kambing? Zindiq : Aku lihat kambing lebih mendominasi, jumlahnya lebih banyak dibandingkan anjing. Bin Adham : Bukankah kambing itu sering disembelih? Entah itu untuk keperluan hidangan jamuan tamu, prosesi kurban Idul Adha, acara aqiqah, atau momen istimewa dan hajat lainnya? Tapi ajaibnya spesies kambing tidak kunjung punah dan bahkan jumlahnya justru nampak melebihi anjing. Zindiq : Iya, iya, betul sekali Bin Adham : Begitulah gambaran berkah Zindiq : Jika tamsilnya begitu, lalu kenapa justru kambing yang mendapat berkah, bukan anjing? Syaikh Ibrahim Bin Adham kemudian menutup dialog itu dengan jawabannya yang cukup menyentil: لأن الأغنام تنوم أول الليل و تصحى قبل الفجر فتدرك وقت الرحمة فتنزل عليها البركة. وأما الكلاب تنبح طول الليل فإذا دَنا وقت الفجر هجست ونامت ويفوت عليها وقت الرحمة فتنزع منها البركة Karena kambing lebih memilih tidur di awal petang tapi, ia selalu bangun sebelum fajar, di saat itulah ia mendapati waktu yang penuh dengan rahmat, hingga akhirnya turunlah Berkah kepadanya. Beda halnya dengan anjing, ia doyan menggonggong sepanjang malam, tetapi di saat menjelang fajar ia malah pergi tidur sampai melewatkan saat-saat turunnya kucuran Rahmat dan ia pun tidak kebagian Berkah. والله أعلم بالصواب ..

@SMK Singaparna 2017-09-13

Syukuri hidup apa adanya tak perlu merekayasa diri,karena hidup perlu kejujuran meski sekedar penampilan... Dan syurga itu berada diantara akhlak mulia dan keikhlasan...

@SMK Singaparna 2017-09-09

SUBHANALLAH... TERNYATA BERWUDHU MAMPU MENCEGAH 10 PENYAKIT MEMATIKAN..SALAH SATUNYA GAGAL GINJAL DAN JANTUNG...TOLONG SEBARKAN PADA SAUDARA KITA YANG BELUM MENGETAHUI INI YA.!!! Salah satu bentuk bersuci yang disarankan dalam Islam yakni berwudhu. Berwudhu bukan hanya dilakukan atau ditunaikan ketika seseorang akan melakukan ibadah shalat, atau ia akan memegang al-qur an serta thawaf saja. Wudhu dapat juga dilakukan setiap saat, baik dalam keadaan berhadas kecil ataupun dalam keadaan suci. Dalam ajaran wudhu terdapat sebuah tujuan serta himah disyari atkannya wudhu (Maqashid al-syari ah tabi ah) yang saat ini sudah terbukti kebenarannya. Simak sebagai berikut beberapa manfaatnya : 1. Wudhu sebagai Terapi Akupuntur Setidaknya paling sedikit ada 493 titik akupuntur yang terkena basuhan air ketika berwudhu, di mana masing-masing titik jika dir4ngs4ng bisa menstimulir bioenergi yang bermanfaat membangun kesamaan atau keseimbangan didalam tubuh, hingga menimbulkan efek terapi. 2. Wudhu menjadikan Pikiran Mudah Berkonsentrasi Para ahli syaraf (neurologis) sudah membuktikan bahwa air wudhu yang mendinginkan ujung-ujung syaraf jari-jari tangan serta jari-jari kaki sangatlah bermanfaat untuk memantapkan konsentrasi pikiran. 3. Wudhu Menstimulasi Titik Biologis pada Tubuh Titik biologis serupa dengan titik akupuntur serta efek yang dihasilkan pun sama. 4. Wudhu sebagai Terapi Hydromassage (Pijat Air) Dalam pengobatan modern di kenal Hydromassage, metoda ini sudah lama di kenal oleh Bangsa Mesir, Persia, serta Yunani. Pijat Air banyak dilakukan di pusat perawatan kecantikan, serta ternyata kita bisa melakukannya dirumah dengan berwudhu. 5. Wudhu Mencegah Kanker Kulit Menurut Mokhtar Salem dalam bukunayers a Spot for the Body and Sonuturkan bahwa wudhu bisa mencegah kanker kulit. Peremajaan s3l4put l3nd!r menjadi penting, karena tugasnya yaitu menghancurkan kuman, bakteri dan virus, serta dengan wudhu kondisinya akan terjaga baik, hingga kita akan terlepas dari penyakit kulit termasuk yang paling berbahaya sekalipun yakni kanker kulit. 6. Wudhu Mencegah Penyakit Pernafasan serta Rongga Hidung Ada gerakan membersihkan air ke dalam hidung membuat hidung jadi bersih hingga bebas dari penyakit. 7. Wudhu Menahan Penyakit Ginjal serta Jantung Bila kulit mempunyai tugas zat-zat racun keluar tubuh kita, sebenarnya ginjal mempunyai tugas pembersih racun dibagian organ dalam tubuh kita. Nah.. bila tugas pengeluaran zat racun maksimal pada kulit dengan dibantu wudhu, maka otomatis tugas ginjal juga menjadi lebih ringan. Sedangkan jantung menjadi lebih santai saat terkena air wudhu. 8. Wudhu Membersihkan Kulit dari Bakteri Menurut ilmu mikrobiologi, 1 cm persegi kulit kita saja ada yang terbuka, maka kulit bisa mudah dihinggapi lebih dari 5 juta bakteri yang bermacam-macam. Nah.. dengan wudhu, semua bisa dikurangi. 9. Wudhu Membuat Kulit Wajah Terlihat Cerah serta Bercahaya Untuk wanita yang selalu ingin berwajah tak kusam, maka air wudhu solusinya 10. Wudhu Menjaga Kesehatan Mulut serta Gigi Ada gerakan kumur-kumur membuat kesehatan gigi serta mulut selalu terjaga. Maa syaa Allah... begitu besar manfaat wudhu untuk tubuh kita, jadi tak ada salahnya kita berupaya menjaga wudhu dalam kondisi apa pun, walau kita tak akan shalat atau mengaji sekalipun, karena selain akan memperoleh pahala, tubuh kita juga akan menjadi sehat saat kita rajin berwudhu. ====Semoga bermanfaat====== Sabda Rasulullah SAW:ang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan. Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang melakukan atau mengamalkan Kebaikan iR. Al Imam Muslim RA, Al Imam Abu Dawud RA dan Al Imam Tirmidzi RA) Copas dari Lukman Sayyid Gade

@SMK Singaparna 2017-09-09

LAYANAN SERVICE GRATIS SEPEDA MOTOR UNTUK UMUM SMK SINGAPARNA BEKERJA SAMA DENGAN AHASS

@SMK Singaparna 2017-09-08

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu. 1. Ayahnya Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya. Duhai lelaki yg bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar shalat dan shaum (puasa) padanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bagian dari Neraka. 2. Suaminya Apabila suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas. Membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya. Jika suami mendiam istri yang seperti itu walaupun suami adalah orang yang alim, suami adalah shalatnya yang tidak pernah bolong, suami adalah yang shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam Neraka. Duhai lelaki yang bergelar Suami, bagaimanakah keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan Islam, maka terimalah keniscayaan yang kau akan sehidup semati bersamanya hingga Neraka. 3. Saudara Lelakinya Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak, paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak. Duhai lelaki yg mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupakan amanah yang lain. Karena kau juga akan pertanggungjawabkan diakhirat kelak. 4. Anak Lelakinya Apabila seorang anak laki-laki tidak menasehati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam. Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, memfitnah, mengunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan bersama menemani ibunya di Neraka. Duhai anak lelaki, sayangilah ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena ibu juga insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalamnya. Betapa hebatnya tarikan wanita. Bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat yang tak kalah hebat tarikannya. Maka, kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, saudara atau anak harus memainkan peran mereka dengan baik orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkurat At Tahrim : 6)

@SMK Singaparna 2017-09-07

Saat ini dunia itu nyata dan neraka hanya cerita,tapi ketika diakhirat nanti neraka itu nyata dan dunia hanyalah cerita.... Allah SWT menciptakan dunia ini untuk kita manusia, namun kita diciptakan oleh Allah bukanlah untuk dunia ini. Allah SWT menciptakan kita adalah untuk kehidupan akhirat yang selama-lamanya. Ketetapan Allah bahwasannya dunia ini hanyalah sementara saja, apa saja yang ada didunia ini, siapa saja yang ada di dunia ini hanya sementara saja. Kaya di dunia, kaya yang sementara, miskin di dunia pun miskin yang sementara, jadi raja di dunia, raja yang sementara, jadi rakyat pun sementara saja. Sehat sementara, sakit sementara, tampang sementara, cantik sementara, hidup sementara bahkan matahari yang kita lihat terbit di ufuk timur tiap hari dan tenggelam di ufuk barat itu pun sementara saja. Suatu hari nanti pasti dan pasti Allah akan hancurkan itu matahari, sungguh bodoh apabila kita mencintai sesuatu yang sementara. Mencintai dunia yang akan Allah hancurkan Alihkanlah cinta kepada kampung akhirat tempat kehidupan yang abadi selama-lamanya. Kaya selama-lamanya dan tidak akan miskin-miskin lagi, jadi raja selama-lamanya yang tidak pernah di ganggu oleh demonstran. Cantik selama-lamanya yang tidak akan tua-tua lagi bahkan hidup disana selama-lamanya. Dikumpulkan seluruh kenikmatan-kenikmatan dunia kemudian dibandingkan kenikmatan yang Allah berikan pada satu orang ahli surga itu seperti kita mencelupkan ujung jari kita ke samudra yang luas dan lihatlah satu tetes air yang menempel di jari kita, itulah kenikmatan dunia. Begitu pula seluruh kenikmatan-kenikmatan di dunia dikumpulkan kemudian dibandingkan dengan satu orang ahli neraka, maka seluruh penderitaan di dunia ini bagaikan satu bijih salak saja tidak ada apa-apa. Masalah di dunia bukanlah masalah yang sesungguhnya, masalah kita nanti yang sesungguhnya adalah di akhirat. Ya Rabb.. Kami berlindung padaMu dari fitnah dunia, fitnah setelah kematian dan fitnah Dajjal.. Ya Rabb, Tetapkan hati kami untuk selalu beriman dan bertaqwa padaMu.. Aamiin Yaa Rabbal alamiin —

@SMK Singaparna 2017-09-06

DAHSYATNYA SURAT AL- IKHLAS Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda : ”Demi Allah yang jiwaku di GenggamanNYA, sesungguhnya : QUL HUWALLAHU AHAD itu tertulis di sayap Malaikat Jibril. ALLAHHUS SOMAD itu tertulis disayap Malaikat Mikail. LAMYALID WALAM YUULAD tertulis pada, sayap Malaikat Izra il , WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD tertulis pada sayap Malaikat Israferkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: Ketika saya {Rasulullah SAW} Isra’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan . . Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari Timur hingga ke Barat . Pada setiap padang itu terdapat 80,000 Malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas . Setelah mereka selesai membaca Surah tersebut maka berkata mereka : ”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”. Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 Malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal . Kedatangan para Malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 Malaikat itu diutus hanya karena almarhum sering membaca surat ini . Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan Malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah. Rasulullah S.A.W bersabda : Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk didalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para Malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi Titian Siratul Mustaqim lalu menuju ke Surga. (HR Qurthuby). SUBHANALLAH Ya Allah, jadikanlah kami langgeng dalam membaca Surotul Al Ikhlas dan mengucapkHANALLnjadi manusia, sesuai yang disabdakan Nabi SAW, sehat, bermanfaat dan wafat dalam keadaan HUSNUL KHATIMAH Aamiin ya Rabbal Aalamiin Smoga Bermanfaat

@SMK Singaparna 2017-09-05

TEMAN DI JALAN ALLAH #Tafakur Dalam perspektif Islam, pertemanan yang baik adalah pertemanan yang dijalin di jalan Allah dan karena Allah. Bukan pertemanan yang semata-mata dijalin untuk mendapatkan manfaat dunia, materi, jabatan, atau sejenisnya. Pertemanan yang dijalin untuk saling mendapatkan keuntungan duniawi sifatnya sangat sementara. Bila keuntungan tersebut telah sirna, maka pertemanan pun putus. Pertemanan yang dijalin karena Allah adalah pertemanan yang dijalin untuk mendapatkan ridha Allah: teman berdakwah dan berjihad, saling mengingatkan soal kebenaran dan kesabaran, teman beramal saleh, saling bantu demi ketaatan pada Allah, dan kebaikan lainnya. Orang yang semacam inilah yang kelak pada Hari Kiamat akan mendapat janji Allahungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali perlindungan-R. Muslim). Pertemanan yang dijalin karena Allah SWT akan melahirkan rasa saling mengasihi dan membantu, bahkan persaudaraan itu tetap akan berlanjut hingga di negeri Akhiratan-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakS. Az-Zukhruf: 67) Ade Ikhwan dari berbagai sumber

@SMK Singaparna 2017-08-30

MASYAALLAH TERNYATA ADA RAHASIA DIBALIK INDAHNYA SURAT AR-RAHMAN Surah Ar-Rahman adalah surah ke-55 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah.Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah swt. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti. Ada yang menarik dari surat Ar-Rohman, yaitu adanya pengulangan satu ayat yang berbunyi: “Fabiayyi ‘aala ‘irobbi-kuma tukadzdziban” (maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?). Kalimat ini diulang berkali-kali. Ada apa gerangan dengan makna kalimat tersebut? Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, Allah bertanya: “Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?” Menarik untuk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata “DUSTA”, bukan kata “INGKAR”. Hal ini menunjukkan bahwa nikmat yang Dia berikan kepada manusia itu tidak bisa diingkari keberadaannya. Yang bisa dilakukan manusia adalah mendustakannya. Bukankah kalau kita mendapat uang banyak, kita katakan bahwa itu karena kerja keras kita? Kalau kita berhasil meraih gelar sarjana itu karena otak kita yang cerdas? Kalau kita sehat, jarang sakit, itu karna kita pandai menjaga makan dan rajin berolahraga, dan sebagainya. Semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita. Tanpa sadar kita lupakan peranan Allah, kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan kita dan kita dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan? Kita telah bergelimang kenikmatan. Harta, jabatan, pasangan hidup, anak-anak, telah kita miliki. Semua nikmat itu akan ditanya dihari kiamat kelak. “Sungguh kamu akan ditanya pada hari itu akan nikmat yang engkau peroleh saat ini”. (QS. At-Takaatsur 102 : 8) Sudah siapkah kita menjawab dan mempertanggungjawabkannya? Allah SWT berfirman,“Dan jika kamu menghitung nikmat-nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya”. (QS. An-Nahl 16 : 18) Tidak patutkah kita bersyukur kepada-NYA? Maka ucapkanlah alhamdulillah, stop mengeluh dan jalani hidup dengan ikhlas sebagai bagian dari rasa syukur kita kepada Allah SWT.

@SMK Singaparna 2017-08-29

FAEDAH BACA ALQURAN TANPA PAHAM ARTINYA Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya: “Kakek, apa gunanya aku membaca Al qur’an, sementara aku tidak mengerti arti dan maksud dari Al qur’an yang kubaca “. Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang: “ Cobalah ambil sebuah keranjang sampah ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku dengan sekeranjang air. “ Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya jatuh habis, sebelum ia sampai di rumah. Kakeknya berkata: “Kamu harus berusaha lebih cepat “ Kakek meminta cucunya kembali ke sungai. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong (tanpa air) sebelum sampai di rumah. Dia berkata kepada kakeknya: “ Tidak mungkin aku bisa membawa sekeranjang air. Aku ingin menggantinya dengan ember “. “Aku ingin sekeranjang air, bukan dengan ember “ Jawab kakek. Si anak kembali mencoba, dan berlari lebih cepat lagi. Namun tetap gagal juga. Air tetap habis sebelum ia sampai di rumah. Keranjang itu tetap kosong. “Kakek…ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Air pasti akan habis di jalan sebelum sampai di rumah“ Kakek menjawab: “Mengapa kamu berpikir ini tidak ada gunanya? Coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu “ Anak itu memperhatikan keranjangnya, dan ia baru menyadari bahwa keranjangnya yang tadinya kotor berubah menjadi sebuah keranjang yang BERSIH, luar dan dalam. “Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Al Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti sama sekali. Tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu sadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Allah dalam mengubah kehidupanmu.alah satu nash hadis secara tegas membandingkan orang yang membaca Alquran dengan yang tidak membaca Alquran. Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda,umpamaan orang mukmin yang membaca Alquran bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Alquran bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Alquran bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Alquran bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahR Bukhari dan Muslim) Subhanallah..Tidak ada yang sia-sia ketika kita membaca Al Qur’an. Mari kita lebih sering lagi membacanya. Meski kadang tidak taa, namun tetap harus berusaha untuk memahaa “ALLAHUMMA Ya Allah rahmatilah hidup kami dg Alqur an, dan jadikanlah Alqur an itu imam, cahaya, hidayah dan rahmat untuk kami dan keluarga kami..Aamiin” Subhanallah... Semoga yabagiusiyah ini semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah serta anak yang sholeh/sholeha hingga bisa masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki. Aamiin ya Rabbal alamiin Mari bersama-sama menebarkan kebaikan! Apabila ada kesalahan mohon dikoreksi

@SMK Singaparna 2017-08-28

JASAD MULIA ADA-ada saja. Di masa Daulah Abbasiyah, tepatnya ketika Khalifah Al Mutawakkil menjabat sebagai kepala negara, seorang wanita bernama Zainab, mengaku-ngaku bahwa dirinya adalah cucu nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia menyebut dirinya adalah putri dari pasangan; Ali bin Abi Thalib dan Fathimah radhiyallahu ‘anhuma. . Bagaimana mungkin ia masih hidup ketika itu? Berarti ia hidup selama dua ratus tahun lebih, karena rentang masa antara zaman nubuwah dan Daulah Abbasiyah, berkisar dua abad lamanya. . Meskipun pengakuannya ini tidak masuk akal, tetapi di tengah masyarakat, Zainab merupakan orang yang cukup berpengaruh. Ia memiliki banyak pengikut. Bahkan ia mampu mengeksploitasi harta pengikutnya. Maka Khalifah Al Mutawakkil pun mengeluarkan perintah untuk mengundangnya ke istana. . “Kamu ini seorang gadis dan Rasulullah telah wafat ratusan tahun yang lalu. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? ” khalifah mencecar Zainab. . Kemudian Zainab berkata, “Sesungguhnya Rasulullah megusap kepalaku dan berdoa kepada Allah untuk mengembalikan masa mudaku setiap empat puluh tahun sekali.” . Masih belum yakin dengan jawaban yang tidak masuk akal ini, Khalifah Al Mutawakkil mengumpulkam masyayikh (para tetua) keturunan Ali bin Abi Thalib, putra-putra Al-‘Abbas, segenap warga Quraisy, dan memberitahu mereka perkara Zainab yang sangat kontroversial. Dan kemudian mereka pun menyebutkan sebuah riwayat bahwa Zainab telah wafat. . “Apa yang kamu katakan untuk menjawab pernyataan mereka?” khalifah kembali bertanya penuh selidik kepada Zainab. . “Itu riwayat palsu dan keji. Karena sesungguhnya, privasiku terjaga dari pengetahuan orang-orang. Bahkan mereka tidak tahu tentang kehidupan dan kematianku.” Zainab mematahkan tuduhan itu dengan penuh percaya diri. . Kemudian Khalifah bertanya kepada jama’ah yang dia kumpulkan, “Adakah kalian memiliki bukti yang dapat mengungkap tipu daya wanita ini selain riwayat yang kalian sampaikan?” Sayangnya mereka menjawab, “Tidak.” . Namun beberapa saat kemudian, sebagian mereka menawarkan satu solusi untuk memecahkan masalah ini dengan mendatangkan Ali bin Muhammad bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib, yang mempunyai laqob (nama panggilan) “Al-Haadi.” . Setelah disampaikan kepadanya apa yang sedang terjadi, Al Hadi pun menegaskan bahwa Zainab putri Ali sudah lama meninggal dengan menyebutkan tahun, bulan, dan hari kematiannya. Tetapi bukan jawaban seperti ini yang diinginkan Sang khalifah. Beliau bahkan berjanji tidak akan melepaskan Zainab sebelum membungkamnya dengan hujjah yang kuat. . “Jika benar dia adalah anak Fathimah”, akhirnya Ali Al Hadi kembali bersuara, berusaha mengungkap tipu daya Zainab dengan mengajukan sebuah tantangan, “Sesungguhnya jasad keturunan Fathimah tidak akan dimangsa oleh hewan-hewan buas. Maka datangkanlah hewan buas kepadanya. Dan lemparkan ia di tengah kerumunan hewan buas itu.” . “Tidak!” teriak Zainab yang raut wajahnya tetiba berubah ketakutan. “Ini hanyalah cara agar dia bisa membunuhku! Kenapa tidak kamu saja yang melakukannya.” katanya berusaha membela diri. . Dengan tenang, Ali Al Hadi berkata, “Ya. Aku berani membuktikannya.” Dan beberapa saat kemudian, ia dimasukkan ke dalam sebuah kandang. Perlahan-lahan, enam ekor singa yang ada di dalam kandang itu, mendekati Ali satu per satu. Dengan lembut, tangan Ali membelai kepala singa-singa yang mendekatinya. Binatang-binatang buas itu, di hadapan Ali Al Hadi, menjadi jinak dan penurut. . Begitu melihat Ali keluar dari kandang dengan selamat, dan dilihatnya dengan mata kepala sendiri sebuah pemandangan yang langka, Zainab pun hanya terdiam seribu bahasa. Dan, akhirnya, ia akui kebohongan yang selama ini ia desuskan, tipu daya yang selama ini dia mainkan. Masyarakat yang mengetahui kejadian ini, menjulukinya dengan sebutan, “Zainab Al Kadzaabah.” . Referensi: Al Mafakhir karya An Naisaburi. Lisan Al Mizan karya Ibnu Hajar Al ‘Asqallani. Dan Muruj Adz Dzahab karya Al Mas’udi. Ade Ikhwan N Batara


See more learning institutes near Singaparna

About

SMK Singaparna (YSMS)

Description

Sambutan Kepala Sekolah Assalaamu alaikum, Wr. Wb Seraya memanjatkan puji syukur ke hadirat Alloh SWT., Sholawat serta salam semoga selamanya di limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW., Di era global dan pesatnya Teknologi Informasi ini, tidak dipungkiri bahwa keberadaan sebuah website untuk suatu organisasi, termasuk SMK Singaparna, sangatlah penting. Wahana website dapat digunakan sebagai media penyebarluasan informasi-informasi dari sekolah, yang memang harus diketahui oleh stake holder secara luas. Disamping itu, website juga dapat menjadi sarana promosi sekolah yang cukup efektif. Berbagai kegiatan positif sekolah dapat diunggah, disertai gambar-gambar yang relevan, sehingga masyarakat dapat mengetahui prestasi-prestasi yang telah berhasil diraih oleh SMK Singaparna. Sebagai media pembelajaran, website sekolah dapat memuat blog-blog yang dibuat oleh guru-guru. Di dalam blog tersebut guru dapat menuliskan berbagai artikel tentang pembelajaran atau materi penting pelajaran yang bersangkutan. Bahkan guru dapat memberikan tugas-tugas Mandiri kepada peserta didik melalui blog yang disiapkan, sehingga akan menunjang kegiatan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi. Website juga dapat dijadikan sarana komunikasi antara sekolah dengan para alumni. Bahkan alumni dapat memanfaatkan website sekolah untuk konsolidasi, sehingga terbentuk ikatan alumni yang makin besar dan kuat. Sekolah menyadari bahwa alumni merupakan salah satu potensi yang apabila digali dan dikelola dengan baik dan benar akan mampu memberikan kontribusi yang sangat positip kepada sekolah. Oleh karena itu, saya sangat berharap, melalui website ini, himpunan alumni SMK Singaparna akan semakin berkembang dan solid, sehingga pada waktunya nanti dapat memberikan kontribusi bagai kemajuan sekolah tercinta. Akhirnya disadari bahwa masih banyak kelemahan yang terjadi pada website SMK Singaparna, oleh Karena itu, kami akan terus belajar dan meng-up date diri, sehingga tampilan, isi dan mutu kami akan terus berkembang. Kepada tim pengelolan website sekolah, agar terus mengembangkan website dengan semangat, tanpa mengenal menyerah. Terima kasih atas kerjasamanya, maju terus untuk mencapai SMK Singaparna yang lebih berprestasi. Wassalaam

General Info

Kita Bukan Yang Sempurna,Tapi Terus Berusaha Untuk Lebih Baik Dengan Kebersamaan Semua Pasti Bisa ,Dengan Peduli,Memberi dan Menginspirasi Untuk Selalu Berinovasi menjadi Yang Terdepan

Mission

Visi dan Misi SMK SINGAPARNA Visi : menjadikan sekolah yang mandiri, mencerdaslkan Sumber Daya Manusia, serta memiliki kompetensi dibidang informatika sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri. Misi : menyiapkan tenaga tingkat menengah dibidang informatika, kreatif, inovatif dan produktif serta bertaqwa kepada Allah SWT

Price Range

$ (0-10)

Founded

SMK Singaparna was founded in 23 Juni 2006

Products

Jurusan Administrasi perkantoran Teknik Komputer & Jaringan Akuntansi Teknik Sepeda Motor Multimedia

Parking

Lot Parking Yes
Street Parking No
Valet Parking No

Operating Hours

monClosed
tueClosed
wedClosed
thuClosed
friClosed
satClosed
sunClosed

Suggestions

SMP Al Madinah

Jl.Singaparna-Garut Km.10 Kp. Warung Cikopi Desa Salebu Kec. Mangunreja, Tasikmalaya 46462
School


Privacy Policy