MULTIMEDIA SMKN 1 LELEA

Jl. Taman Sari Desa Lelea Kec. Lelea, Indramayu 45261


Latest Updates

@MULTIMEDIA SMKN 1 LELEA 2011-11-27

Multimedia SMK Negeri 1 Lelea sekarang mencoba untuk mengembangkan Vertical Photography, diaman siswa akan diajarkan tentang methode memotret vertical photography dengan menggunakan peralatan yang wajib digunakan (safety prosedur) sehingga siswa dengan mudah memanjat dan menuruni tebing untuk memotret objek di sekelilingnya. Minggu, 27 November 2011 merupakan awal tahap latihan yang bertempat di tebing cupang daerah Palimanan Cirebon dengan ketinggian sekitar 25 meter. untuk melihat photo hasil jepretannya bisa liat di group MULTIMEDIA SMKN 1 LELEA

@MULTIMEDIA SMKN 1 LELEA 2011-11-21

alamat blog MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 LELEA http://multimedia-smkn1lelea.blogspot.com

@MULTIMEDIA SMKN 1 LELEA 2011-11-21

KAMERA LUBANG JARUM Tahukah anda, bahwa kamera yang pertama di dunia dulu dapat bekerja baik, padahal tidak berlensa? Dan uniknya, kamera tanpa lensa ini belum juga punah, karena masih sering dipakai hingga hari ini, kita biasa menyebutnya dengan kamera lubang jarum sejarah kamera lubang jarum.... Kamera tanpa lensa ini telah dipakai sejak dulu kala [1]. Pada abad keempat, sejumlah tokoh Yunani seperti Aristoteles dan Euclid telah mendeskripsikan teknik tersebut. Begitu pula, pada abad kelima, seorang filsuf Cina bernama Mo Jing juga telah bermain-main dengan teknik ini, yang ternyata memang sederhana namun bekerja dengan cukup baik. prinsip kerja kamera lubang jarum.... Bayangkan bahwa anda memiliki sebuah ruang kamar yang benar-benar tertutup rapat, kecuali pada sebuah ‘lubang jarum’ di salah satu sisinya. Gelombang cahaya akan ‘bocor’ memasuki lubang ini, sehingga sebuah citra akan terbentuk pada sisi dinding yang berseberangan dengan ‘lubang jarum’. Seperti terlihat pada gambar, citra yang terbentuk menyerupai objek yang terletak di luar ruang kamar, hanya saja terproyeksikan secara terbalik. cara membuat kamera lubang jarum..... 1.Gunakan kaleng atau kotak kecil sebagai badan kamera. Kemarin yang digunakan untuk kamera adalah kaleng biskuit. 2.Keseluruhan badan kamera (interior maupun eksteriornya) di cat hitam (biasanya pake cat doff bukan yang glossy) untuk mencegah adanya refleksi cahaya 3.Buat sebuah lubang kecil di salah satu sisi sebagai jalan masuk cahaya (diafragma). Bila lubang terlalu besar, tutup lubang dengan aluminium, lalu lubangi aluminium dengan jarum. 4.Tempelkan sebuah penutup yang berfungsi sebagai rana (bisa menggunakan lakban hitam) di lubang tersebut untuk mencegah masuknya cahaya saat kita sedang tidak melakukan pemotretan. Untuk mengecek apakah lubang tersebut telah sesuai dengan yang diinginkan, kita dapat mengetahuinya dengan melihat ke dalam sisi belakang kamera. 5.Pada sisi dalam kaleng a.k.a kamera yang berhadapan dengan lubang tersebut, tempelkan juga sebuah double tape untuk menahan kertas foto (biasanya memakai lakban hitam dengan sisi yang lengket ada diluar) 6.Sebagai media perekam cahaya, kita bisa memakai film atau kertas foto. Kertas foto lebih banyak dipilih karena lebih mudah dipegang dan mudah untuk memasangnya di safelight. Sedangkan jika menggunakan film, harus dipasang pada ruang yang gelap total. Yang perlu diperhatikan, kertas foto kurang sensitif terhadap cahaya jika dibandingkan dengan film. 7.Pasang kertas foto yang akan kita gunakan, dengan cara menempelkannya pada dinding dalam kamera pada arah yang berlawanan dengan lubang jarum. Emulsinya harus terletak berhadapan dengan lubang jarum (sisi yang mengandung emulsi biasanya terasa agak lengket bila dipegang) catatan....... 1. Semakin besar lubang, dan semakin lama bukaan lubang: maka citra menjadi semakin terang, tapi detilnya semakin kabur. 2. Semakin kecil lubang, dan semakin singkat bukaan lubang: maka citra menjadi semakin gelap, tapi detilnya semakin tajam. Sumber : http://netsains.com/2008/08/kamera-awalnya-bekerja-tanpa-lensa/ http://daddyelfansmusic.wordpress.com/2009/07/11/pinhole-camera-walau-jadul-tetep-asyik/


See more learning institutes near Lelea

Description

TEKNIK MULTIMEDIA
Tujuan program keahlian Multimedia adalam membekali peserta didik dengan ketrampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten :

1. Mengembangkan citra dan animasi digital
2. Mengembangkan halaman web interaktif
3. Merekam dan menyunting audio-video
4. Mengembangkan aplikasi multimedia interaktif

Kompetensi :

Tujuan Program Keahlian Multimedia secara umum mengacu pada isi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian multimedia adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

1. mengoperasikan software dan periferal digital illustration, digital imaging, dan web design
2. mengoperasikan software dan periferal multimedia, presentation,2D animation, dan 3D animation
3. mengoperasikan software dan periferal digital audio , digital video, dan visual effects

PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

Profil kompetensi lulusan SMK Program Multimedia terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umum mengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

Operator WEB :

1. Mengoperasikan Pereferal Grafis
2. Melakukan entry data (grafis) dengan image scanner (level 1)
3. Mengoperasikan software pengolah gambar vektor
4. Menoperasikan software pengolah gambar raster
5. Mengoperasikan pereferal WEB
6. Melakukan entry data (web) dengan image scanner (level 2)
7. Mengoperasikan software web design
8. Menoperasikan softare animasi 2 D
9. Mengoperasikan software FTP

Operator Multimedia Madya

1. Menoperasikan pereferal Multimedia
2. Melakukan entry data (multimedia) dengan image scanner (level 2 )
3. Mengoperasikan software multimedia
4. Mengoperasikan software persentase (level 2)
5. Mengoperasikan pereferal animasi 3D
6. Mengoperasikan softare basic 3D animation (level 1)
7. Mengoperasikan softare model 3D animation (level 2)

Operator Multimedia unggul

1. Mengoperasikan Pereferal perekam suara
2. Mengoperasikan Pereferal perekam gambar
3. Mengoperasikan Software digital Audio
4. Mengoperasikan software digital Video
5. Mengoperasikan software Visual Effect

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Multimedia adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang di dalam tabel SKKNI Bidang Teknologi Infomatika pada jenjang SMK antara lain adalah:

1. Pengembang WEB (web development)
2. Pengembang Multimedia (multimedia development)
3. Pengembang Permainan (game development)
4. Rumah produksi sinema dan film (production house)
5. Industri media dan periklanan (media and advertisement)

Mission

Mencerdaskan dan memberikan pelatihan bidang multimedia.

Products

- Video Editing
- Animasi 2D dan 3D
- Desain Grafis
- Web Design
- Kamera Lubang Jarum

Parking

Lot Parking No
Street Parking No
Valet Parking No

Suggestions

IKA SCI SMKN 1 Cikedung


High School, Organization

SMP Negeri 2 Cikedung - Neduci

Amis Cikedung
Junior High School


Privacy Policy